

Sep 7, 2024


Oct 7, 2023

Hello Creations!
Saat ini di dunia kerja khususnya di Indonesia, banyak perusahaan yang sedang gencar mencari pekerja untuk dua peran ini, Product Designer dan UI/UX Designer. Tidak sedikit juga yang mempertanyakan perbedaan Product Designer dan UI/UX Designer. Keduanya memang mengerjakan hal yang memang dapat dibilang sama, yaitu mendesain tampilan digital baik situs web maupun aplikasi.
Saat ini saya ingin membagikan tentang perbedaan keduanya menurut pengalaman pribadi saya.

Photo by Faizur Rehman on Unsplash
Namun tidak banyak yang tau bahwa sesungguhnya ada perbedaan yang cukup besar dari kedua peran ini.
Saya secara pribadi telah melewati dan memiliki pengalaman menjadi UI/UX Designer dan Product Designer. Awalnya ketika berpindah dari UI/UX Designer saya berpikir bahwa ini akan lebih mudah karena saya hanya akan fokus kepada spesialisasi yang lebih spesifik.
Namun ternyata tidak semudah itu fergusooo..
UI/UX Designer pada dasarnya harus dipisahkan menjadi 2 tanggung jawab yang berbeda UX Designer (User Experience) dan UI Designer (User Interface).
UX Designer (User Experience Designer) bertanggung jawab untuk menciptakan flow proses dalam sebuah aplikasi agar, pengalaman pengguna dalam menggunakan aplikasi maupun situs web menjadi nyaman, berkesan dan tidak bermasalah.

UX Designer membuat Wireframe
Photo by Amélie Mourichon on Unsplash
Sementara untuk UI Designer (User Interface) sendiri bertanggung jawab dalam menyulap tampilan dalam aplikasi atau situs web menjadi indah dan enak dipandang.
Selain itu, ada beberapa keahlian yang dibutuhkan dalam peran sebagai UI/UX Designer, tergantung dari masing-masing perusahaan dan kebutuhan dari poyek yang sedang dikerjakan. Yang paling umum adalah Illustrator, Graphic Designer, Motion Graphic, Animator, dan UI Engineer.
Sementara...
Product Designer dituntut untuk memiliki pengetahuan yang lebih luas dalam proses pengembangan proyek. Seorang Product Designer adalah orang yang akan berpikir dari sisi pengguna dan dari sisi pengembangan bisnis. Tidak hanya ahli dalam menciptakan UX & UI, Product Designer harus lebih banyak berpikir secara strategis, ahli dalam berkomunikasi, ahli dalam mengatur proses kerja, jago menganalisa masalah dan mencari jalan keluar yang tepat dan terstruktur untuk direalisasikan ke dalam sebuah proyek yang melahirkan karya desain.
Kurang lebih itulah perbedaan secara umum untuk 2 role diatas. Yang manakah yang lebih baik? tidak ada. Pekerjaan yang terbaik adalah pekerjaan yang kita sukai dan kita tekuni.
Dari pengamatan saya di Indonesia sendiri kebanyakan perusahaan khususnya start up kecil lebih cenderung mencari UI/UX Designer ketimbang Product Designer karena ibaratnya kalau bisa dapat yang satu paket kenapa harus yang satuan?
Untuk perusahaan yang mencari Product Designer sendiri, cenderung adalah perusahaan yang telah membentuk tim yang terfokus untuk memaksimalkan kualitas dan mengimbangi beban pekerjaan yang semakin besar.
Sebagai orang yang pernah dan sedang menjalani peran tersebut, saya memiliki banyak sekali yang telah dipelajari. Mungkin akan saya share di artikel yang lain.
Terima kasih sudah membaca artikel perbedaan Product Designer dan UI/UX Designer ini, semoga kalian terinspirasi untuk menjadi seorang desainer yah...





Comments